
Bagaimana jika yang kuinginkan hanyalah Dia?
Kadang aku bertanya pada iringan awan yang enggan menoleh ke arahku…
Kadang aku bertanya pada maya yang hadir tanpa kuundang…
Kadang aku bertanya pada pekatnya mata hati…
Kadang aku bertanya pada putihnya nurani…
Yang kutanyakan hanya satu… ya satu, tidak lebih
Benarkah cinta sejati itu ada?
Terlalu klise, memang! Tapi, ya… seperti itulah perasaanku kini.
Seekor bunglon menjawab, tidak ada! Aku berani bersumpah bahwa cinta sejati itu tidak pernah ada! Titik!
Seekor ayam pejantan menimpah, kalau benar cinta sejati itu ada, tolong pesankan buat aku satu! Sambil berlalu, dia mencibirkan mulutnya.
Tiga ekor babi, dua ekor jantan dan satu betina, dia poliandri seperti halnya orang kutub mereka ikut nimbrung serentak sambil menyegrukkan hidungnya berkata, khrrojrrk… cinta sejati itu hanya ada di film-film bung, pada kenyataannya non sense…. Khrrojrrk…!
Kepalaku mulai pusing…
Aku kehausan di tengah lautan…
Aku kelaparan di tengah lumbung padi…
Aku kedinginan di tengah terik padang pasir…
Aku kepanasan di hadapan beruang salju…
Aku kesepian di tengah keramaian…
Tapi aku tetap yakin bahwa cinta sejati itu memang ada!
Hakim, Friday, August 19, 2005.

Entries (RSS)