“Laptop! sudah kubawa, infocus! juga ada, harddisk eksternal sudah dimasukkan ke dalam tas, apalagi ya….? sudah… semuanya sudah kurasa, mudah2an gak ada yg ketinggalan.” Dengan langkah pasti aku berjalan menuju motor butut tercinta. Mesin kuhidupkan tapi, “aaah dasar pelupa!,” kesalku dengan tangan menepuk jidat pelan. Aku melupakan helm. Aku berjalan kembali ke ruang Laboratorium Multi Media (LMM) untuk mengambil helm hitam Babe. “itu dia…!” bisikku melihat helm di atas lemari penyimpanan barang (LPB).
Ada sesuatu di atas helmku. Mmmh…. ada orang yg menyimpan sesuatu di atas helmku, sebuah bungkusan plastik transparan dan kupastikan itu berisi sajadah. “lemari masih luas, kenapa juga mesti menyimpan di atas helm..? helmku lagi!!! Dasar makhluk….!” bisikku. Tanpa pikir panjang, aku ambil helm dan meletakkan kembali bungkusan plastik itu di LPB.
Tak ada waktu memikirkan bungkusan itu, lagian aku terburu2 menuju Kantor Pimpinan Pusat. Waktu sudah menunjukkan pukul 09.15 sedang aku harus sampai jam 09.30 untuk cek alat dan sebagainya, lalu tepat jam 10.00 rapat bid. kurikulum di mulai. Saat itu aku harus mendampingi Al-Ustadz Rosyidin untuk mempresentasikan kurikulum terurai di Aula Yayasan Pimpinan Pusat.
***
Sore, aku sudah kembali ke LMM. Wuih, hari yang melelahkan. Rekan2 LMM menanyakan hasil presentasi. “alhamdulillah, lancar!” jawabku. “But I’m the man who pull the trigger, sedangkan ‘the man behind the’ lancarnya presentasi ini adalah rekan2 yg berada di LMM.” Syukurlah punya rekan2 seperti mereka.
Aku rebahkan tubuhku di depan kompi server, Yahoo mesenger menarik perhatian untuk online. “ya ga ada salahnya ‘direct comunication’ lagian sudah seminggu ini jarang sekali chat ma temen2 di alam maya.” Saat masuk… oooO ada offline message….. mmmmh dari siapa…?? Alis sebelah kunaikkan, kening berkerut membaca isi pesannya… “:D) kenapa sajadahnya ga diambil? Sajadah di atas helm itu untuk ka Hakim! from your secret admirer :D))”
Sajadah?!?!? untukku?!?!? Secret Admirer?!?!?

Entries (RSS)