Archive for May, 2006

Dinginnya udara perbukitan mengawali nyanyian hati.
Ada keindahan yang mulai menyapa di sini (sambil nunjuk ke hati).
Anugerah-Nya menghadirkan dia di alam nyata.
Di perbukitan sejuk nan dingin, di atas hamparan hijau pepohonan.

Azam pun mulai terpaku.
Dengan bekal tawakkal tentu saja.
Dan aku yakin dengan janji ilahi.
Bahwa semua yang terjadi atas izin-Nya.

Sebuah pertanyaan menghentak lamunan.
“Karena apa aku memilih?”
Aku sendiri tak yakin karena apa?
Hanya saja aku yakin, rasa itu akan hadir bersama waktu.
Jika tidak hari ini, mungkin nanti setelah berada dalam sunnahnya.

Namun,
Waktu yang ada membuatku tak mampu untuk memutuskan kapan.
Bahwa kenyataan, aku harus menjaga perasaan saudariku.
Aku tak pernah memutuskan untuk meninggalkan janji.
Dan berpaling dari azam yang telah terbangun rapi.
Hanya dua pilihan yang kusodorkan, menunggu atau berlalu?
Qurrata ‘aini pun tersenyum, menangis… dan berlalu…

Harapan yang tertanam adalah nyata.
Tak pernah terpikir untuk menyakiti perasaan seseorang.
Karena saat kuungkapkan kesungguhan adalah itu benar kesungguhan.
Yang datang dari lubuk hati meski tak begitu dalam.
Meskipun demikian, aku tetap menyimpan kerinduan
Meskipun demikian, aku tetap merasa bersalah…

Semoga kau dapatkan yang selama ini kau cari.
Semoga kau temukan yang selama ini kau nanti.
Kalaulah 4JJI menghendaki, tentu kita kan bersama di dunia.
Kalaupun tidak, semoga kita dapat bertemu di surga-Nya.

Bandung, akhir April 2006.

Comments No Comments »