Hari ini pendaftaran calon akademia audisi ditutup. Adikku telah mendaftar beberapa hari yang lalu, sementara aku baru mendapat informasinya pagi ini, jelaslah aku belum mendaftar. Aku ingin ikut audisi untuk menambah wawasan dan ilmu tentunya, di tambah aku tak mampu murajaah sendirian. Aku tidak mau begitu saja menyerah, aku coba hubungi pihak panitia melalui telpon, dan Al-hamdulillah mereka masih membuka pendaftaran sampai ba’da Jum’at. Akhirnya aku menjadi peserta akademia dan sore itu juga aku mengikuti audisi.
Calon akademia cukup banyak, semuanya berjumlah seratus empat puluh orang, ikhwan-akhwat – laki-perempuan – dari seratus empat puluh orang tersebut pihak panitia hanya akan menerima akademia sejumlah empat puluh orang saja – dua puluh ikhwan dan dua puluh akhwat – berarti seratus orang lainnya akan tereliminasi dan dipulangkan kembali, dengan kata lain meraka tidak diterima menjadi akademia Tahfizh.
Audisi Tahfizh Beasiswa LTQ-Jendela Hati tersebut untuk menyaring akademia ikhwan-akhwat yang mempunyai kesungguhan menjadi Tahfizh dan Tahfizhah Al-Qur’an Al-Karim, program utama Tahfizh kali ini ini mempunyai target “2008 Tahfizh” berarti ada waktu dua tahun untuk berusaha semaksimal mungkin.
Audisi di mulai jam dua sore, juri atau penyeleksi audisi dibagi delapan, empat untuk ikhwan dan empat untuk akhwat dan semua penyeleksi bergelar Al-Hafidz dan Al-Hafidzah yang berarti mereka telah hafal Al-Qur’an 30 juz, masya Allah…! Semangatku bangkit untuk menjadi Al-Hafidz.
Para audisioner rata-rata berusia belia, mereka yang baru lulus SMU, yang masih kuliah. Namun tidak sedikit mereka yang sebaya denganku, bahkan lebih, ada yang baru melepas lajang, yang baru punya momongan, bahkan ada yang sudah mempunyai dua putra.
Aku menjadi audisioner kelima sementara adikku audisioner ketujuh. Syarat-syarat diterimanya akademia minimal telah hafizh satu juz, tahsin dalam membaca Al-Qur’an dan syarat lainnya ditentukan dalam test nanti. Al-Hafidz Ust Agus Subagio menjadi penyeleksiku waktu itu. Dan Al-Hamdulillah aku telah melewati tahaf seleksi.
Pengumuman kelulusannya besok pagi sekaligus kuliah perdana yang akan diisi oleh Ustadz. Abdul Aziz Abdul Rauf, Lc penulis buku Kiat Sukses Menjadi Hafizh Qur’an Da’iyah dan Ustadz. Abu Rabbani, Lc direktur LTQ-Jendela Hati sekaligus pengajar Tahsin.
Besok pagi… Pengumuman kelulusan Akademia Tahfizh, aku tunggu…!
Semoga Allah menjadikan hati ini terang dengan Al-Quran, lepas dari rasa ujub, riya, sombong, iri, dan dengki… Amien!