Archive for October, 2006

Menindaklanjuti dialog santai saat ifthar jama’i Alumni angkatan tahun 2005 (IAPPI 05) Ahad, 15 Ramadhan 1427 kemarin yang bertepatan dengan tanggal 8 Oktober 2006, dimana salah satu masukannya adalah pembuatan situs IAPPI sebagai ajang komunikasi, silaturahmi, dan diskusi antar IAPPI di dunia maya.

Kini, situs IAPPI berupa portal forum meski dengan hosting dan bandwith terbatas karena masih joined in pada domain editboard dari prancis yg menyediakan jasa board secara gratisan sudah siap launching. Walau demikian kedepannya situs ini bisa kita upgrade menjadi domain tersendiri.

Kita akan melakukan First trial launching untuk pengisian situs tersebut. Bagi para IAPPI Friendster Blog diseluruh Indonesia dan IAPPI yg kini tengah menimba ilmu di mancanegara (Mesir, Makkah, Madinah, Libya, dll) sangat diharapkan partisipasinya baik berupa kritik-saran membangun untuk perkebangan situs IAPPI ini.

Dan untuk IAPPI design web, saat diharapkan untuk mewarnai situs IAPPI ini agar terlihat lebih eye catching dan pulled the eyes… [Kalo saat ini tampilan situs IAPPI terlihat norak, jangan salahkan daku, karena daku bukan web design]…  meletin

Perbaikan demi perbaikan akan kita lakukan sambil berjalan [Insya Allah]


Wasalam  siiip mantab
Semoga bermanfaat dan ada dalam ridlo Allah Swt

Comments No Comments »

Ramadhan kali ini, ga ngadain pesantren kilat
seperti taon2 kemaren… tiga taon berturut2 survive pesantren Ramadhan yang kita
bina teuteup eksis, nama pesantren Ramadhan teuteup sama, PERI singkatan dari
Pesantren Ramadhan Intensif sendiri. Taon ini, adik2 angkatan udah pada sibuk
kuliah ngambil S1 di UIN, meski Ramadhan kegiatan kampus mereka malah semakin
padat. Belum lagih dua senior yg biasa diandelin mulai kuliah ngambil S2. Yang
ngga kuli malah sibuk ngisi berbagai pengajian dan kajian Islam. Pada sibuk deh
semuah…

Emang kalo dari taon ke taon kepengurusan selalu
regenerasi, resikonya seperti ini. Meskipun didampingi ma sebagian senior yang
udah pada pengalaman, tapi teuteup ajah slalu ada bolong yang ga ketambal.

Semuanya pada sibuk dengan kegiatan masing2.
Termasuk dirikuh, selain pak Husni bagian kurikulum masukin aku dalam pemateri
eskul pendalaman materi Nahwu/Shorf. Kegiatan inti ngajar di lab kompi teuteup
jalan plus lab bahasa nge-infal pemateri yg ga hadir… malah ada jadwal yg
bentrok segala. Belum lagi kesekretariatan masjid yg mesti diperhatikan,
apalagih Ramadhan… terlebih menjelang hari raya…!

Siang tadi badan lemes banget… hehe ga sahur sih,
baru kali ini, seumur idup shaum kesiangan sampe ga sempet sahur. Malemnya
beresin Multi News buat terbit besok pagi, udah kecapean trus ketiduran sekitar
jam setengah tiga… kebablasan, bangun2 adzan subuh… yaaah mana sempet… keburu
telat…

Stasiun Radio eagle FM sempet konfirmasi, apa kita
ngadain lagih Pesantren Ramadhan? Karena banyak pendengar nelpon nanyain…
Sempet malu ngejawab ma ustadz yg biasa ngisi pengajian di Radio itu, tapi mau
gimana lagih… lah emang taon inih PERI absen dari dunia Pesantren Kilat. Ke
kantor kesekretariatan pun ada juga yg nelpon minta konfirmasi… but, ya gituh
deh.

Fren… ga terasa setahun berlalu dari Ramadhan yg
lalu… gimana nih kabar rekan2 yg ada di negeri seribu piramida, afwan ane ga
ikut nganter ke Bandara waktu itu… tapi kabarnya musim panas di Mesir dah
berlalu ya… moga aja Ramadhan di Al-Azhar menjadi tonggak baru kebangkitan
generasi Qayyim, khususnya Pesantren kita tercinta… Amien. Tuk Nursiwan,
Rohmat, Syarif… juga tuk yang laennya, selamat menunaikan ibadah Shaum 1427 H.
Mohon maaf jika ada salah kata selama ini, asif jiddan ya ikhwah fillah,
barakallahu ainamaa antum tadrusun… ilal liqo ma’a salamah… fi watonil
Indunisiy…!

Comments No Comments »

Tak terasa tamu nan agung itu datang lagi, ya akhi.
Mengajak insan mukmin mengingat kembali, ya akhi.
Semua kesalahannya, Semua kelalaiannya,
Semua kedurhakaannya, Segala dosa-dosanya
Seluruh kemaksiatan-kemaksiatan yang ia kerjakan
Seluruh kedzoliman-kedzoliman yang ia lakukan
Diwaktu-waktu yang telah berlalu
Dimasa-masa yang telah binasa
Dizaman yang telah tertanam

"Marhaban Yaa Ramadhan"

Inilah waktu-waktu yang engkau rindu untuk bertemu, ya akhi.
Inilah masa-masa yang engkau rasa untuk bersama, ya akhi.
Inilah zaman yang engkau harap akan kebesaran-Nya, ya akhi.

Ya akhi.
Akankah semua itu bisa engkau manfaatkan
Akankah semua itu bisa engkau gunakan
Untuk membersihkan serat-serat dihatimu
Untuk mengusap debu-debu dihatimu
Untuk mensucikan noda-noda dihatimu
Untuk menggantikan kesalahan-kesalahan
Untuk mengganti kelalaian-kelalaian
Untuk mengganti kedurhakaan-kedurhakaan
Untuk mengganti kedzoliman-kedzoliman
Untuk mengganti kemaksiatan-kemaksiatan

Ataukah ?
Engkau lupa akan semua itu
Engkau lengah akan semua itu
Engkau biarkan semua itu
Engkau musnahkan semua itu
Jangan, jangan, jangan ya akhi.

Ingatlah ya akhi.
Semua itu akan mengeluarkanmu dari kesesatan
Semua itu akan menjagamu dari kemaksiatan
Semua itu akan membebaskanmu dari siksa yang pedih

"Marhaban Yaa Ramadhan"

Jadikanlah Ramadhan ini awal untuk bertaubat
Jadikanlah Ramadhan ini gelanggang untuk beribadah
Untuk menggapai derajat yang tinggi dihadapan Allah

Akhifillah

Comments No Comments »

Malam ini… ingin kurangkai suara hati
Mengukir relung jiwa…
Menangisi diri…
Dalam pekatnya malam nan sunyi
Dalam pekatnya gulita malam yang menyelimuti

Wahai sunyi…
Aku rapuh…
Aku hampa…
Aku tak berarti…
Jika tak ada rahman pelita yang menghampiri
Hatiku resah…
galau tak bertepi…
Andai tak ada rahim yang abadi…

Yaa Rabbul Izzati
Berilah kami petunjuk walau jalan itu dipenuhi duri
Berilah kami kekuatan dan kelapangan hati
Agar setiap galau yang menghampiri
Dapat kami usir tak kembali

Yaa Rahman yaa kariim
Sucikanlah kami di bulan ini
Agar tak tersesat…
Agar tak tenggelam…
Agar tak karam dalam samudera kehidupan…

Ramadhan kariim…

Dedi-Hakim

Comments No Comments »