Archive for October, 2007

Bosen ma tampilan profile friendster kamu…? Tampilannya ga mecing, ga gue banget gituh loh. Malu kalo mau berbagi ma temen-temen laen yg udah pada okeh tampilan profilenyah…

So plis help me… gimana atuh caranya supaya tampilan profile sesuai dengan karakter kepribadian kita? Setidaknyah ga jadul lah…

Nah ini dia solusinya… kamu tinggal buka weblog yang nyediain fasilitas itu. Banyak juga sih yang nyediain jasa layout template friendster diantaranya ada:

Friendster-EditSkin


freecodesource.com/friendster-layouts
friendstercode.net
friendster-layouts.com
pingafriend.com
friendster-skins.otezz.net
pyzam.com/friendsterlayouts
freefriendsterskins.com
friendsterlayouts.org

Kamu pilih salah satu designnya kemudian cari layout yang cocok sama kepribadian kamu, kemudian cari source codenyah atau cari CLICK HERE TO GET CODE. Setelah ketemu, ada dua code yang harus kamu copas (copy-paste) ke dalam profile friendster kamu. Caranya kamu login ke friendster lalu klik EDIT PROFILE, klik COSTOMIZE, liat ke bagian bawah ada COSTOMIZE CSS, masukan kode CSS yang tersedia di web jasa layout itu ke box CSS, lalu masukan juga kode kode media ke box Add Media, klik SAVE. Liat deh tampilan profile kamu udah berubah kan…?

Selamat mencoba…!

Comments No Comments »

Dear friendster friend where ever you are. Kalo kamu pengen pasang shoutbox di FS supaya teremens-teremens dan pengunjungs blog friendster kamu bisa ngetik sekedar say hai atau pesen sesuatu ma kamu, beginih caranya… (Kalo belon kenal yang namanya shoutbox mending kenalan dulu deh "Klik Disini" sekaligus daftar dulu di penyedia shoutbox yang dah ada, gratis lho…!)

Tapi kalo kamu dah tahu apa itu shoutbox dan udah daftar di oggix (salah satu penyedia shoutbox gretongan), maka kamu tinggal ngikutin petunjuknyah di bawah ini…

Setelah login di friendster…

1. Klik BLOGS
2. Klik UPDATE BLOG
3. Klik TYPELISTS
4. Pada LIST TYPE pilih yang PEOPLE.
5. Ketik Judul shoutbox yang kamu mau pada LIST NAME, misalkan ketik "PESAN"
6. Klik CREATE NEW LIST
7. Pada LIST NAME yang tadi klik EDIT ITEM
8. Klik ADD yang ada di sebelah kanan (URLnya biarin ajah kosong)
9. Pada NAME ketik judul shoutbox, misalkan "Tinggalkan pesan disini"
10. SITE NAME, HOMEPAGE, DAN EMAIL ADDRESS biarin lagi kosong.
11. Masukan Kode HTML yang dari oggix ke kolom ONE LINE BIO
12. Klik SAVE AND UPDATE

Kemudian masukin list tadi ke blog, caranya:

1. Kembali klik BLOGS diatas.
2. Klik EDIT DESIGN
3. Klik CONTENT
4. Ceklist judul list yang kamu tambah tadi
5. Klik SAVE AND UPDATE

Kalo mau mengatur letak shoutbox, Klik ORDER kemudian Drag and Drop alias… (klik-tahan-geser-simpan-lepas) pake mouse tentu saja.

Beres eungy…!

Klik VIEW BLOG

Selamat mencoba deh..!

Comments No Comments »

Tahukah anda kekuatan sebuah cinta? Sadarkah kita bagaimana cinta bisa
menjelma menjadi energi yang tiada habisnya? Qais, yang kemudian
dikenal sebagai Majnun, membuktikan itu semua.

Qais
mencintai Laila sepenuh hati. Ketika orang tua Laila menghalangi cinta
mereka, Qais bukannya mundur malah ia berubah menjadi Majnun, pecinta
yang tergila-gila pada Laila sehingga hidupnya berubah total.
 
Hakim
Nizhami, sufi agung yang menuliskan kisah ini, melukiskan bagaimana
cinta tak mengenal lelah, bagaimana lapar dan dahaga tak dihiraukan
oleh Majnun, bagaimana energi cinta yang dihasilkan Majnun mampu
menundukkan segenap binatang buas di hutan tempat persembunyiannya.

Loyalitas
Laila pun tak bergoyang meskipun ayahnya menikahkannya dengan paksa
kepada seorang bangsawan. Sampai akhir hayatnya bangsawan itu tak
berhasil menyentuh Laila, yang notabene telah dipersuntingnya.
 
Ketika
datang rasa rindu, bibir Majnun kering melantunkan tembang pujian dan
syair kerinduan untuk Laila, ketika pagar rumah orang tua Laila
menghalangi komunikasi mereka, Laila menulis surat cinta di potongan
kertas kecil lalu ia biarkan angin membawanya sampai ke Majnun.
   
Ayah
Majnun mencoba memberikan alternatif untuk Majnun. Dibuatlah pesta yang
dihadiri segenap gadis cantik, namun bukanlah Majnun kalau tak mampu
bersikap loyal pada kekasihnya. Majnun menampik semua tawaran itu.
 
Banyak
orang yang percaya, bahwa kisah Laila Majnun itu merupakan simbol
belaka. Hakim Nizhami sebenarnya hanya menunjukkan bagaimana sikap
seorang pecinta sejati kepada kekasihnya. Ketika Laila dan Majnun telah
tiada, konon, seorang sufi bermimpi melihat Majnun hadir dihadapan
Tuhan. Tuhan membelai Majnun dengan penuh kasih sayang seraya berkata,
"Tidakkah engkau malu memanggil-manggi-Ku dengan nama Laila, sesudah
engkau meminum anggur Cinta-Ku?"

Seperti Majnun yang
mengeluarkan energi yang tiada habisnya, di bulan ramadhan ini kita pun
belajar untuk menaikkan maqam cinta kita kepada Allah.Energi cinta yang
kita pancarkan dibulan puasa seyogyanya mampu menundukkan nafsu buas di
sekeliling kita.
 
Bibir kering dan perut lapar bukanlah
alasan untuk menampik sebuah cinta ilahi. Dari tenggorokan yang kering
justru keluar Bacaan Yang Mulia dan asma Kekasih Sejati kita, Allah
swt. Ketika disekeliling kita banyak yang menyodorkan alternatif
kebahagiaan, sebagaimana Majnun menolak tawaran ayahnya, kita pun
bersikap setia pada kebahagiaan yang dijanjikan Allah kelak.

Ketika
banyak yang mencoba memagari cinta kita dengan "pagar duniawi", seperti
Laila yang mengungkapkan isi hatinya lewat potongan kertas yg dibawa
angin, kita ungkapkan cinta sejati kita di bulan Ramadhan ini ke
seluruh penjuru angin. Gema kalam ilahi di mana-mana, gema takbir terus
mengalun, gema cinta terus dibawa angin menembus dinding perkantoran,
pasar swalayan, gedung sekolah, taman perkotaan, rumah makan dan
pusat-pusat perbelanjaan. Pagar-pagar itu tak akan mampu menghalangi
cinta kita.
 
Di bulan Ramadhan ini sudahkah kita ukur cinta
kita pada Allah swt. Malukah kita bila Majnun menegur kita, "sampai
dimana pengorbananmu untuk Kekasih Sejatimu?" Bulan Ramadhan adalah
media membuktikan cinta sejati itu, insya Allah!

Nadirsyah Hosen

Comments No Comments »

Sebuah SMS joke kubaca,

"Bila kmu ingn sht mk makanlh mknn b’gizi serta b’olahragalh scr teratur. Bila kmu ingn pintar mk bljrlh dgn giat. Bila kmu ingn dsayang tuhan mk dekatknlh diri kpd tuhan tp jgn trlalu dekat ntar dipanggil lho!!!"

Sekilas aku tersenyum membacanya. Namun saat kurenungi akhir kalimat SMS itu memang benar adanya. Orang-orang yang sholeh, guru-guruku, ustadz-ustadzku satu persatu dipanggil oleh-Nya. Memang itu merupakan takdir, ketentuan dari Allah selaku dzat yang di tangan-Nya hidup dan mati manusia. Kematian merupakan hak yang tak dapat ditawar-tawar lagih.

Namun saat orang-orang yang kita perhatikan mereka lebih dekat kepada Allah (baca: sholeh), rajin beribadah, berilmu agama tinggi, toh mereka lebih cepat menghadap-Nya. Dan tanpa sadar mulut kita pun berucap, orang yang sholeh memang lebih cepat meninggal.

Comments No Comments »